FESTIVAL POTENSI KWT KAPANEWON DEPOK TAHUN 2022
21 September 2022
Administrator
Dibaca 3 Kali
Kapanewon Depok melakukan inovasi kegiatan untuk mendukung pertanian dan UMKM dengan menyelenggarakan acara Festival Pontensi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kapanewon Depok Tahun 2022, Selasa 13/9/2022.
Kegiatan ini diikuti oleh 3 Paguyuban KWT dari Kalurahan Caturtunggal, Condongcatur dan Maguwoharjo, menurut kepala jawatan kemakmuran Kapanewon Depok, Isti Fajaroh , SP konsep acara Festival potensi KWT Gelar Potensi Urban Farming dan Produk Olahan Berbasis Komoditas Unggulan Wilayah dan Talkshow dengan tema Meningkatkan Peran Petani Milenial dalam mendukung pengembangan Agribisnis di Kapanewon Depok dengan peserta Talkshow dari perwakilan KWT, Kelompok Tani, Kelompok Ternak dan Kelompok Perikanan.
Sedangkan untuk Festival Potensi KWT disediakan 3 stand untuk masing masing kelompok KWT Kalurahan yang menampilkan potensi KWT baik tanaman budidaya sayur maupun tanaman pangan lainya juga diisi produk produk olahan dari bahan hasil KWT, untuk penilaian Festival Potensi KWT dari berbagai unsur yaitu dari Akademisi (Dosen UPN, UNY), Dinas Koperasi dan UKM Kab. Sleman, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman dan dari UPTD BP4 Wilayah VII dengan indikator penilaian meliputi Kegiatan Urban Farming dan Komoditas Unggulan, Produk Olahan (basah dan kering), Penataan Stand, Penguasaan Stand dan Inovasi Agribisnis.
Dari hasil lomba dalam festival potensi KWT ini adalah Juara 1 dari Paguyuban KWT Caturtunggal “Wijaya Kusuma”, Juara 2, Paguyuban KWT Condongcatur “Tani Makmur” dan Juara 3, Paguyuban KWT Maguwoharjo masing masing memperoleh Tropy, Piagam Penghargaan dan uang pembinaan dari Kapanewon Depok.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo melakukan kunjungan ke masing masing stand sambil berdialog dengan kelompok KWT Kalurahan dan dalam Pembukaan Talkshow menyampaikan bahwa atas nama pemerintah kabupaten Sleman dan pribadi sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini dimana *Kapanewon Depok adalah Pusatnya kota di Kabupaten Sleman* yaitu Depok tempatnya bangunan bangunan Insprastruktur besar dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dan hanya memiliki lahan terbatas dan sempit untuk pertanian /untuk menaman tetapi dengan kegiatan dan Talkshow ini KWT maupun petani milineal mendapat pengetahuan untuk memaksimalkan potensi dan inovasi pertanian, Sleman dikenal juga dengan Wisatanya, *SDM di Depok sangat bagus dan banyak ibu ibu muda milineal apabila diarahkan untuk menggeluti agribisnis dengan potensi dan inovasinya maka akan membuka peluang peluang ekonomi,* Bupati Sleman berharap kegiatan ini dapat _mengangkat bahwa Kapanewon Depok masih peduli dengan adanya pertanian, yaitu pertanian modern dan mengolah hasil pertanian menjadi produk olahan makanan dan pangan lainya_ yang di Depok memiliki potensi berdiri hotel hotel dan resto yang ada bagaimana menjalin kerjasama dengan mereka agar produk produk petani atau dari KWT dapat diterima juga di Depok banyak mahasiswa dan kost kosan serta sentra kuliner yang merupakan potensi pasar yang potensial untuk dikalaborasikan dengan penyediaan makanan makanan olahan dengan menyesuaikan tren atau menu masakini, semoga dengan adanya acara festival potensi KWT dan Talkhow sarasehan peningkatan peran petani milineal ini dapat mendukung pengembangan agribisnis di wilayah Kapanewon Depok.
Sementara Lurah Condongcatur, Reno Sangaji , S.IP mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan oleh Kapanewon Depok ini untuk memberikan ruang bagi para kelompok tani maupun ternak lainya, *Pemerintah Kalurahan Condongcatur secara kongkrit memberikan pembinaan pembinaan, pelatihan dan dana stimulan setiap tahunya* kepada kelompok wanita tani (KWT) yang saat ini sudah ada 16 KWT juga ada Kolompok Tani (POKTAN) dan Kelompok Ternak, untuk KWT juga rutin mengikuti pelatihan budidaya tanaman seperti KWT Lembayung Padukuhan Kayen telah berhasil membudidayakan tanaman bawang merah, juga KWT mendapat pelatihan dari dinas dinas terkait tentang pengolahan makanan, pemasaran dsb yang didampingi oleh PPL sehingga ilmu yang didapat dalam pelatihan dapat di praktekkan dan memberi manfaat ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin