SYEKH ADLY JABER GELORAKAN SEMANGAT AL-QURAN SERTA BERI PESAN PERDAMAIAN
Menjelang hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana khidmat menyelimuti masjid-masjid di wilayah Condongcatur melalui gelaran Safari Dakwah Qur’an bertajuk Tarhib Ramadhan. Acara yang menghadirkan pendakwah kondang, Syekh Adly Jaber, ini sukses menyedot perhatian ratusan jamaah yang memadati Masjid Barakatusalam Puren, Pringwulung pada Sabtu (10/1/2026) dan berlanjut di Masjid Al Hikmah Jurungsari pada Minggu (11/1/2026).
Kegiatan safari dakwah ini membawa misi besar yang mulia, yakni melanjutkan cita-cita sang kakak, almarhum Syekh Ali Jaber, untuk mencetak satu juta penghafal Al-Qur’an di Indonesia. Selain itu, kehadiran adik kandung ulama besar tersebut juga bertujuan menyebarkan pesan perdamaian dan kerukunan menjelang bulan puasa. Kehadiran Syekh Adly Jaber di Condongcatur memberikan energi spiritual baru bagi warga yang antusias menyimak setiap pesan yang disampaikan.
Dalam tausiyahnya yang mengusung tema Konsep Perdamaian dan Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Al-Qur’an, Syekh Adly menekankan pentingnya persiapan rohani bagi umat Muslim. Ia menyampaikan tiga pesan kunci yang menjadi bekal utama dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menyambut Ramadhan. Poin pertama yang ditekankan adalah tentang menjaga kesempurnaan shalat, karena shalat bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan jiwa yang hakiki.
“Shalat adalah tiang agama. Kualitas shalat harus terus diperbaiki agar dapat memberikan ketenangan batin yang sesungguhnya serta menjadi benteng dari perbuatan buruk. Jika shalat kita baik, maka hubungan kita dengan sesama manusia juga akan dipenuhi dengan kedamaian dan rasa saling menghargai,” ujar Syekh Adly Jaber di hadapan para jamaah yang hadir.
Pesan kedua yang disampaikan adalah ajakan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai wirid atau bacaan harian yang tidak terpisahkan. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak menjauh dari kitab sucinya, melainkan harus terus berinteraksi dengan ayat-ayat Allah setiap saat. Menurutnya, membaca dan mentadabburi Al-Qur’an merupakan kunci agar hati manusia senantiasa bercahaya dan terbimbing ke arah kebaikan.
“Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an harus menjadi amalan rutin atau wirid setiap hari. Jangan biarkan Al-Qur’an berdebu di lemari. Ini adalah kunci agar hati senantiasa bercahaya dan pikiran tetap tenang dalam menghadapi tantangan zaman. Selain itu, gemarlah berinfaq karena berbagi rezeki merupakan bentuk rasa syukur tertinggi dan kepedulian sosial yang akan menjadi jalan pembuka keberkahan hidup,” tambahnya dengan nada yang meneduhkan.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, yang turut hadir mendampingi jamaah memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Syekh Adly Jaber di wilayahnya. Ia berharap kehadiran tokoh agama tingkat nasional ini mampu menggerakkan masyarakat, khususnya generasi muda di Condongcatur, untuk lebih dekat dan mencintai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang memberikan kedamaian bagi semesta.
“Kehadiran Syekh Adly Jaber memberikan motivasi spiritual yang luar biasa bagi warga kami. Melalui kegiatan seperti Ngopi Bareng Ahad Pagi ini, pesan-pesan agama terasa lebih dekat dan mudah diterima. Harapannya, semangat mencintai Al-Qur’an ini benar-benar tumbuh di hati masyarakat Condongcatur sehingga terwujud lingkungan yang religius dan penuh toleransi,” ungkap Reno Candra Sangaji.
Safari dakwah ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syekh Adly Jaber dengan suasana penuh haru. Doa dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kekuatan untuk mengamalkan pesan-pesan tersebut serta dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan dalam keadaan iman yang kokoh dan jiwa yang suci

Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin