PEMERINTAH KALURAHAN CONDONGCATUR GELAR PELATIHAN MEMBATIK DI KAMPUNG GIRILOYO DESA WISATA WUKIRSARI

22 Januari 2026
Administrator
Dibaca 3 Kali
PEMERINTAH KALURAHAN CONDONGCATUR GELAR PELATIHAN MEMBATIK DI KAMPUNG GIRILOYO DESA WISATA WUKIRSARI

Pemerintah Kalurahan Condongcatur terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program bantuan Rp. 40 Juta per RW dengan mengikuti pelatihan bertempat Di Giriloyo Desa Wisata Wukirsasri Imogiri Bantul, Rabu, 21 Januari 2026

Bapak-bapak dan Ibu-ibu dari RW 33 Kaliwaru mengikuti Pelatihan Membatik, Seluruh peserta berangkat bersama sama menggunakan bus dari halaman Kantor Kalurahan Condongcatur pada pukul 07.30 WIB menuju Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Bantul

Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, S.IP, M.IP., menyatakan bahwa pembagian fokus pelatihan ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah RW Padukuhan

warga RW 33 Kaliwaru difokuskan pada keterampilan tangan membatik untuk melestarikan tradisi sekaligus membuka peluang usaha baru, pelatihan ini akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 21 – 22 Januari 2026 dengan teori dan praktek dengan tema Sinergi Digital dan Budaya” Jelasnya

Ditambahkan Reno, Pemilihan Kampung Batik Giriloyo sebagai tempat pelaksanaan pelatihan karena peserta tidak hanya mendapatkan wawasan tentang seni batik, tetapi juga mengajarkan teknik pembuatannya secara langsung di bawah bimbingan para pengrajin profesional

Lurah Condongcatur juga menyampaikan apresiasi kepada peserta yang mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan juga menekankan pentingnya penggunaan dana bantuan Rp. 40 juta per RW untuk kegiatan non-fisik seperti pelatihan – pelatihan ketrampilan masyarakat.`

“Dari 64 RW di Kalurahan Condongcatur, sebagian besar dana bantuan dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan fisik, namun kami berharap ke depan lebih banyak yang memprioritaskan kegiatan non-fisik yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat seperti pada pelatihan Membatik Hari ini,” tambahnya

Instruktur Batik dari Centra Batik Giriloyo Wukirsari Bantul, Nur Ahmadi menjelaskan Kegiatan dimulai dengan pengenalan filosofi motif batik, di mana setiap desain memiliki cerita dan makna tersendiri. Setelah itu, peserta diajak untuk menggambar pola pada kain putih menggunakan pensil

“Tahap berikutnya adalah melukis pola tersebut dengan canting, alat tradisional untuk mengaplikasikan lilin pada kain. Proses pewarnaan menjadi tahap yang sangat menarik, di mana kain dicelupkan ke dalam pewarna alami yang menghasilkan warna-warna indah sesuai dengan pola yang telah dibuat. Seluruh pengalaman ini tidak hanya mengajarkan teknik membatik, tetapi juga memberikan penghargaan lebih terhadap kompleksitas dan keindahan seni membatik itu sendiri” ungkapnya

Selain menyenangkan, aktivitas belajar membatik ini memberikan pengalaman mendalam tentang budaya Jawa yang sarat makna

Melalui pelatihan intensif ini, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap setiap peserta dapat membawa pulang ilmu yang bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat dan mengaplikasikan di lingkungannya masing masing