GENERASI MUDA DIAJAK JADI GARDA TERDEPAN PENCEGAHAN NARKOBA

20 Mei 2026
Administrator
Dibaca 3 Kali
GENERASI MUDA DIAJAK JADI GARDA TERDEPAN PENCEGAHAN NARKOBA

Generasi Muda Diajak Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus digencarkan melalui kegiatan edukasi dan penguatan wawasan tentang bahaya narkotika. Hal tersebut disampaikan oleh narasumber dari BNN Provinsi DIY, Erma Artasari, S.S.I selaku fasilitator BNN dalam pertemuan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang digelar pada Selasa, 19 Mei 2026 bertempat di Joglo Suratno Kayen Condongcatur mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 55 peserta yang terdiri dari Satgas P4GN Kayen, Dukuh Kayen bersama para pemangku wilayah Padukuhan Kayen meliputi Ketua RT dan Ketua RW, serta perwakilan pemuda dari tiga RW di wilayah Kayen. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kamituwa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam, S.IP beserta staf, Bhabinkamtibmas Condongcatur, serta Babinsa Condongcatur.

Dalam sambutannya, Kamituwa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam, S.IP menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Satgas P4GN Kayen beserta para tokoh masyarakat yang turut mendukung upaya pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan pertemuan pertama Satgas P4GN di tahun 2026 dan menjadi bagian dari agenda rutin yang terus dijalankan Pemerintah Kalurahan Condongcatur dengan menggandeng berbagai pihak, di antaranya BNNP DIY, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur masyarakat lainnya. Menurutnya, Kalurahan Condongcatur memiliki tingkat mobilitas dan arus pergerakan mahasiswa yang cukup tinggi sehingga perlu diantisipasi terhadap potensi peningkatan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

*“Condongcatur memiliki mobilitas masyarakat dan mahasiswa yang sangat tinggi, sehingga kewaspadaan terhadap potensi peredaran narkoba harus terus diperkuat melalui sinergi seluruh elemen masyarakat,”* ujarnya

Kamituwa juga menambahkan bahwa melalui Satgas P4GN diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan sekitar dan bersama-sama membangun Condongcatur yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

Selain sebagai sarana edukasi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas rencana kerja Satgas P4GN Kayen Tahun 2026 guna memperkuat program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah Padukuhan Kayen.

Dalam materi bertajuk Pencegahan Narkoba bagi Pemuda, Erma Artasari menjelaskan bahwa permasalahan narkoba di Indonesia masih menjadi ancaman serius yang perlu mendapat perhatian bersama. Berdasarkan data Survei Nasional BNN RI Tahun 2025, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi tantangan besar, terutama bagi kelompok usia muda yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan negatif.

Etma menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan narkoba. Edukasi yang berkelanjutan dinilai sangat penting untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, masa depan, hingga kehidupan sosial.

*“Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kepedulian bersama antara keluarga, masyarakat, pemerintah, dan generasi muda agar lingkungan tetap aman dan sehat dari ancaman narkotika,”* ungkap Erma Artasari, S.S.I.

Ia juga mengajak para pemuda untuk menjadi pelopor gerakan hidup sehat dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba demi menjaga masa depan generasi bangsa, diharapkan melalui kegiatan P4GN ini diharapkan lahir generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, serta mampu menjadi pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan masing-masing demi mewujudkan masyarakat yang aman dan bebas dari ancaman narkotika