LURAH CONDONGCATUR HADIRI PERAYAAN ULANG TAHUN KE- 6 TAHUN PPY SLEMAN
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY) DPD Kabupaten Sleman, Lurah Condongcatur menghadiri acara tersebut dan turut serta dalam prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan kontribusi PPY dalam melestarikan seni budaya Jawa.
Acara yang digelar di Pendapa “Kromoredjan”, Kalurahan Condongcatur ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan dari Dinas Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Hadir pula perwakilan dari Kapanewon Depok, yang turut memberikan dukungan atas kelangsungan seni panatacara sebagai salah satu identitas budaya lokal.
Dalam sambutannya, Lurah Condongcatur menyampaikan apresiasinya terhadap kiprah PPY yang selama enam tahun terakhir terus konsisten melestarikan seni panatacara dan seni budaya Jawa lainnya. Beliau juga berharap agar semangat ini dapat terus dijaga dan menginspirasi generasi muda untuk mencintai warisan budaya leluhur.
Selain pemotongan tumpeng, acara ini dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit yang mengusung lakon “Wahyu Cakraningrat”. Lima dalang panatacara berbakat, yaitu Ki Faizal Noor Singgih, Ki Prasetyo Banar, Ki Agus Wiranto, Ki Jack Haryanto, dan Ki Budi Sutowiyoso, tampil memukau dengan alur cerita yang penuh nilai filosofis.
Kehadiran para perwakilan dari berbagai instansi pemerintah menunjukkan dukungan nyata terhadap pelestarian seni budaya tradisional. Ketua PPY DPD Sleman dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari berbagai pihak yang turut memeriahkan peringatan HUT ke-6 ini.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis wayang kulit sebagai bentuk komitmen PPY dalam menjaga keberlanjutan budaya Jawa, serta harapan agar seni panatacara dan wayang kulit tetap hidup di tengah kehidupan masyarakat modern.

Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin