POKJA II TP PKK CONDONGCATUR RUTIN SELENGGARAKAN PELATIHAN KETERAMPILAN ” SEKECO “

24 Oktober 2025
Administrator
Dibaca 3 Kali
POKJA II TP PKK CONDONGCATUR RUTIN SELENGGARAKAN PELATIHAN KETERAMPILAN ” SEKECO “

Dalam rangka melaksanakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai gerakan pembangunan yang timbul dari bawah dengan wanita sebagai motor penggeraknya Pokja II PKK Condongcatur mengelola Program Pendidikan dan Ketrampilan dalam keluarga, untuk peningkatan jenis dan mutu kader dilaksanakan kegiatan Sekolah Ketrampilan Condongcatur (SEKECO), hari ini Kamis 23 Oktober 2025 bertempat di selasar dapur umum posko Destana- KSB Latihan memasak Apem Kukus berbahan labu kuning

Ketua Sekolah Ketrampilan Condongcatur (SEKECO), Suhartini yang juga menjabat Dukuh Kentungan dalam sambutan pelatihan mengatakan bahwa SEKECO sudah aktif berkegiatan sejak tahun 2018 dan sempat terhenti saat Pandemi Covid-19, saat ini Kembali rutin mengadakan pelatihan ketrampilan setiap bulan sekali diikuti perwakilan dari 18 Padukuhan masing-masing mengirimkan 3 orang dari Kader PKK, Kader Kesehatan maupun pelaku usaha UMKM serta masyarakat umum lainya

“ Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai Pengetahuan, Pendidikan dan Ketrampilan bagi kader PKK sehingga dapat menciptakan berbagai kegiatan pemberdayaan yang kreatif dan inovatif disamping itu sebagai tambahan penghasilan ekonomi rumah tangga masyarakat karena para kder PKK dibekali ketrampilan agar bisa membuat produksinya sendiri dirumah juga tak kalah penting SEKECO hadir untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kader kader terutama anggota PKK Condongcatur walaupun dalam Sekolah Ketrampilan ini juga diikuti oleh Kader Kesehatan dan pelaku UMKM Condongcatur ” tuturnya

Ditambahkan Suhartini, kali ini pelatihan membuat olahan makanan Apem Kukus berbahan labu kuning dan seblumnya pernah diadakan pelatihan proses pembuatan telur asin, pelatihan cara membungkus tape, tempe, nogasari juga pelatihan pembuatan bunga dari bahan plastik, pelatihan mewiru jarik serta pelatihan ketrampilan lainya

“ Kita di Sekeco dengan konsep belajar bareng di wadahi dengan Sekolah Ketrampilan Condongcatur, kita yakin ibu ibu nantinya setelah mengikuti pelatihan dapat membuat jajanan pasar atau olahan makanan yang lebih inovatif dan bervariasi sehingga lebih beragam macamnya karena setiap bulan untuk jenis pelatihan makanan selalu beda beda bahan dan jenisnya” tutupnya

Pelatihan memasak kali ini dipandu oleh Ibu. Giyarti yang juga merupakan anggota Pokja II TP PKK Condongcatur yang langsung memberikan praktek tentang bagaimana cara mengolah pembuatan Apem Kukus berbahan dasar Labu kuning mulai dari awal penyiapan bahan, meracik bumbu , merebus sampai pengemasannya dilakukan dengan detail dan runtut

“ Dalam membuat Apem Kukus berbahan Labu Kuning ini terlebih dahulu kita perlu menyiapkan bahan bahan berupa 200 gram labu kuning,150 gr gula pasir, 250 gr tepung terigu, 1 butir telor ayam,1/2 sdt garam halus, 1 sdt ragi / fermipan, 100 ml air, 50 ml minyak sayur selanjutnya Cara membuatnya yang peartma Kupas dan cuci labu kuning kemudian dikukus hingga mateng, Haluskan labu selagi masih panas / hangat Setelah labu halus tambahkan gula pasir aduk hingga tercampur rata, Kemudian masukkan tepung terigu aduk kembali hinggater campur, Masukkan telur aduk lagi hingga tercampur rata, Masukkan garam, ragi dan minyak bergatian dan daduk lagi hingga tercampur rata, Diamkan kurleb 1 jam biar mengembang, Panaskan dandang / langsung, Tuangkan adonan di dalam cetakan bolu kukus dan dialasi cap roti selamjutnya Kukus selama 15 sampe 20 menit dan terakhir angkat dan bolu kukus siap disajikan” jelasnya

Peserta sekolah ketrampilan menyimak resep dan bahan bahan yang diperlukan, melihat proses demi proses, setelah proses pengolahan selesai sampai pengemasan lalu di sajikan kepada peserta untuk dicoba dan nikmati bersama sambil di evaluasi bersama apa kekurangannya, seperti rasanya kurang manis tidak, aromanya bagaimana dan lainya

“Tetapi memang ada pendapat bahwa tingkat kemanisan makanan bersifat subjektif dan tergantung pada selera masing-masing orang, persepsi ini dipengaruhi oleh beragam faktor, mulai dari genetika hingga lingkungan, tidak ada standar universal untuk rasa “manis yang pas” sehingga kita membuat standar pada umum kebanyakan orang terhadap rasa manis”, ucap Giyarti

Sementara itu Ketua TP PKK Condongcatur, Dewi Nurlaila, S.Pd mengaku bangga dan mengapresiasi kegiatan Pokja II PKK Condongcatur ini

“ PKK, adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia, Gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, PKK memiliki 4 Kelompok Kerja (Pokja) dan khusu di Pokja II salah satu tupoksi kegiatanya adalah bidang pendidikan dan keterampilan sehingga di PKK Kalurahan Condongcatur ada Program kegiatan SEKECO ini” Jelasnya